Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan dan dipelajari oleh calon guru penggerak pada Lokakarya Calon Guru Penggerak?

administrator Oktober 30, 2023

Kegiatan Lokakarya Calon Guru Penggerak

  • Kegiatan lokakarya yang akan dijalani oleh CGP adalah sebanyak tujuh kali lokakarya yakni sebagai berikut: Lokakarya orientasi yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP mengenal ekosistem belajar di program guru penggerak Calon Guru Penggerak (CGP) memahami program Pendidikan Guru Penggerak (alur, peran tim pendukung, kompetensi lulusan), CGP mengidentifikasi posisi diri pada Kompetensi Guru Penggerak, CGP dapat membuat rencana pengembangan kompetensi diri Guru Penggerak, berikut dukungan yang diperlukan, dan tantangan yang mungkin terjadi, CGP memahami pentingnya membuat portofolio, tahapan dan contoh portofolio sebagai bagian dari pengembangan kompetensi. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak dapat mengidentifikasi dan menceritakan harapan, kekhawatiran selama program berlangsung, Calon Guru Penggerak dapat mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi dan dukungan yang bisa didapatkan, Calon Guru Penggerak dapat menuliskan rencana pengembangan kompetensi diri
  • Lokakarya 1 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP dapat menjelaskan hubungan mindset pemimpin pembelajaran di konteks sekolah, CGP dapat menjelaskan pentingnya dan manfaat komunitas praktisi baik untuk dirinya sendiri dan lingkungan belajar, CGP dapat menjelaskan konsep, filosofi dan prinsip komunitas praktisi sebagai bagian dari peran guru penggerak, CGP dapat mengidentifikasi dan memetakan komunitas praktisi yang sudah ada, CGP dapat mengaitkan komunitas praktisi yang sudah ada untuk mewujudkan filosofi, nilai dan peran guru penggerak. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak dapat menjelaskan definisi dan manfaat komunitas praktisi, Calon Guru Penggerak dapat mengidentifikasi komunitas praktisi, Calon Guru Penggerak dapat memetakan manfaat dan area kontrol di komunitas praktisi yang sudah ada
  • Lokakarya 2 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP dapat menjelaskan perkembangan/kemajuan prakarsa perubahan level diri (Aksi Nyata modul1.3) serta memperbaharui rencana berdasarkan umpan balik Calon Guru Penggerak lain. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana prakarsa perubahan level diri, Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana penyampaian penerapan disiplin positif di kelas dan di sekolah, Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan kemampuan dalam salah satu bagian praktik keyakinan kelas, Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan kemampuan melakukan disiplin positif dengan segitiga restitusi
  • Lokakarya 3 yakni lokakarya yang bertujuan untuk Calon Guru Penggerak mampu mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang pembelajaran berdiferensiasi, Calon Guru Penggerak mampu mendemonstrasikan pemahaman mereka mengenai mindfulness dan integrasi 5 kompetensi sosial emosional dalam praktik mengajar, Calon Guru Penggerak merencanakan strategi berbagi dengan rekan sejawat mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional.Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak yakin bahwa pembelajaran berdiferensiasi dan sosial emosional memungkinkan guru untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran, Calon Guru Penggerak. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional, Calon Guru Penggerak menghasilkan strategi berbagi pengalaman belajar dengan rekan sejawat mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional.
  • Lokakarya 4 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP mampu menunjukkan kemampuan coaching yang dimilikinya,CGP mampu mengidentifikasi kekuatan, area pengembangan dan menyusun rencana perbaikan dalam proses pembelajaran yang berpihak pada murid, CGP mampu menunjukkan kemampuan melakukan rangkaian supervisi akademik dengan menggunakan pola pikir coaching.Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Peserta mampu menampilkan kemampuan coaching pada rekan sejawatnya menggunakan alur percakapan TIRTA, Peserta mampu menampilkan kemampuan melakukan supervisi akademik dengan pola pikir coaching, Peserta mampu menghasilkan rencana pengembangan diri berdasarkan praktik supervisi akademik.
  • Lokakarya 5 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP mampu memaknai data yang diperoleh dalam tahapan B (Buat pertanyaan) dan A (Ambil pelajaran) untuk menjadi informasi dalam merancang fase Gali mimpi. Calon guru penggerak dapat menentukan aktor-aktor yang akan dilibatkan dalam fase gali mimpi sekaligus menyusun strategi pelibatan aktor tersebut, Calon guru penggerak dapat mulai membuat perencanaan program bagian Judul Program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon guru penggerak menghasilkan rencana tindak lanjut tahapan B (Buat pertanyaan, A (Ambil pelajaran), dan G (Gali mimpi), Calon guru penggerak menghasilkan strategi pelibatan aktor dalam fase gali mimpi, Calon guru penggerak menghasilkan perencanaan program bagian Judul Program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program.
  • Lokakarya 6 yakni lokakarya yang bertujuan untuk Peserta menghasilkan rencana kerja 1 tahun untuk pengembangan sekolah, Peserta dapat mengidentifikasi kekuatan dirinya yang mendukung program sekolah, Peserta dapat menyusun rencana penguatan kompetensi diri untuk mendukung program sekolah. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Peserta menghasilkan rencana pengembangan sekolah yang berdampak pada murid dan sesuai dengan kondisi/sumberdaya sekolah, Peserta menghasilkan rencana penguatan kompetensi diri sebagai pemimpinan pembelajaran untuk mendukung pengembangan sekolah
  • Lokakarya yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP dapat menjelaskan proses yang dialami dan praktik baik yang didapatkan dalam mengembangkan program yang berdampak pada murid, CGP dapat menjelaskan saran untuk pengembangan program dari para pengunjung, CGP dapat membagikan hasil pembelajaran selama 6 bulan dan dampaknya terhadap diri kepadaundangan lokakarya (Kepala Sekolah, Dinas pendidikan, Komunitas daerah). Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak mampu menganalisis penerapan program yang dibuat di lokakarya 6, Calon Guru Penggerak mampu mengidentifikasi hasil praktik baik di lingkungan belajar sekolah, (Perwakilan) Calon Guru Penggerak mampu menyampaikan hasil pembelajarannya di kelas berbagi
Baca Juga  Perencanaan Kinerja untuk Guru permen Nomor 7607/B.B1/HK.03/2023 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN KEPALA SEKOLAH

1.   Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan dan dipelajari oleh calon guru penggerak pada Lokakarya Calon Guru Penggerak?

Kegiatan lokakarya yang akan dijalani oleh CGP adalah sebanyak tujuh kali lokakarya yakni   sebagai berikut:

Lokakarya orientasi yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP mengenal ekosistem belajar di program guru penggerak Calon Guru Penggerak (CGP) memahami program Pendidikan Guru Penggerak (alur, peran tim pendukung, kompetensi lulusan), CGP mengidentifikasi posisi diri pada Kompetensi Guru Penggerak, CGP dapat membuat rencana pengembangan kompetensi diri Guru Penggerak, berikut dukungan yang diperlukan, dan tantangan yang mungkin terjadi, CGP memahami pentingnya membuat portofolio, tahapan dan contoh portofolio sebagai bagian dari pengembangan kompetensi. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak dapat mengidentifikasi dan menceritakan harapan, kekhawatiran selama program berlangsung, Calon Guru Penggerak dapat mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi dan dukungan yang bisa didapatkan, Calon Guru Penggerak dapat menuliskan rencana pengembangan kompetensi diri.

Lokakarya 1 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP dapat menjelaskan hubungan mindset pemimpin pembelajaran di konteks sekolah, CGP dapat menjelaskan pentingnya dan manfaat komunitas praktisi baik untuk dirinya sendiri dan lingkungan belajar, CGP dapat menjelaskan konsep, filosofi dan prinsip komunitas praktisi sebagai bagian dari peran guru penggerak, CGP dapat mengidentifikasi dan memetakan komunitas praktisi yang sudah ada, CGP dapat mengaitkan komunitas praktisi yang sudah ada untuk mewujudkan filosofi, nilai dan peran guru penggerak. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak dapat menjelaskan definisi dan manfaat komunitas praktisi, Calon Guru Penggerak dapat mengidentifikasi komunitas praktisi, Calon Guru Penggerak dapat memetakan manfaat dan area kontrol di komunitas praktisi yang sudah ada.

Baca Juga  Sindrom Skibidi Toilet di TikTok, Kenali Bahayanya pada anak

Lokakarya 2 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP dapat menjelaskan perkembangan/kemajuan prakarsa perubahan level diri (Aksi Nyata modul1.3) serta memperbaharui rencana berdasarkan umpan balik Calon Guru Penggerak lain Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana prakarsa perubahan level diri, Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana penyampaian penerapan disiplin positif di kelas dan di sekolah, Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan kemampuan dalam salah satu bagian praktik keyakinan kelas, Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan kemampuan melakukan disiplin positif dengan segitiga restitusi

Lokakarya 3 yakni lokakarya yang bertujuan untuk Calon Guru Penggerak mampu mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang pembelajaran berdiferensiasi, Calon Guru Penggerak mampu mendemonstrasikan pemahaman mereka mengenai mindfulness dan integrasi 5 kompetensi sosial emosional dalam praktik mengajar, Calon Guru Penggerak merencanakan strategi berbagi dengan rekan sejawat mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional.Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak yakin bahwa pembelajaran berdiferensiasi dan sosial emosional memungkinkan guru untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran, Calon Guru Penggerak penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional, Calon Guru Penggerak menghasilkan strategi berbagi pengalaman belajar dengan rekan sejawat mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional.

Lokakarya 4 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP mampu menunjukkan kemampuan coaching yang dimilikinya,CGP mampu mengidentifikasi kekuatan, area pengembangan dan menyusun rencana perbaikan dalam proses pembelajaran yang berpihak pada murid, CGP mampu menunjukkan kemampuan melakukan rangkaian supervisi akademik dengan menggunakan pola pikir coaching.Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Peserta mampu menampilkan kemampuan coaching pada rekan sejawatnya menggunakan alur percakapan TIRTA, Peserta mampu menampilkan kemampuan melakukan supervisi akademik dengan pola pikir coaching, Peserta mampu menghasilkan rencana pengembangan diri berdasarkan praktik supervisi akademik.

Baca Juga  7 cara menumbuhkan rambut dengan cepat dan lebat dalam 3 hari secara alami

Lokakarya 5 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP mampu memaknai data yang diperoleh dalam tahapan B (Buat pertanyaan) dan A (Ambil pelajaran) untuk menjadi informasi dalam merancang fase Gali mimpi. Calon guru penggerak dapat menentukan aktor-aktor yang akan dilibatkan dalam fase gali mimpi sekaligus menyusun strategi pelibatan aktor tersebut, Calon guru penggerak dapat mulai membuat perencanaan program bagian Judul Program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon guru penggerak menghasilkan rencana tindak lanjut tahapan B (Buat pertanyaan, A (Ambil pelajaran), dan G (Gali mimpi), Calon guru penggerak menghasilkan strategi pelibatan aktor dalam fase gali mimpi, Calon guru penggerak menghasilkan perencanaan program bagian Judul Program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program.

Lokakarya 6 yakni lokakarya yang bertujuan untuk Peserta menghasilkan rencana kerja 1 tahun untuk pengembangan sekolah, Peserta dapat mengidentifikasi kekuatan dirinya yang mendukung program sekolah, Peserta dapat menyusun rencana penguatan kompetensi diri untuk mendukung program sekolah. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Peserta menghasilkan rencana pengembangan sekolah yang berdampak pada murid dan sesuai dengan kondisi/sumberdaya sekolah, Peserta menghasilkan rencana penguatan kompetensi diri sebagai pemimpinan pembelajaran untuk mendukung pengembangan sekolah.

Lokakarya 7 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP dapat menjelaskan proses yang dialami dan praktik baik yang didapatkan dalam mengembangkan program yang berdampak pada murid, CGP dapat menjelaskan saran untuk pengembangan program dari para pengunjung, CGP dapat membagikan hasil pembelajaran selama 6 bulan dan dampaknya terhadap diri kepadaundangan lokakarya (Kepala Sekolah, Dinas pendidikan, Komunitas daerah). Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak mampu menganalisis penerapan program yang dibuat di lokakarya 6, Calon Guru Penggerak mampu mengidentifikasi hasil praktik baik di lingkungan belajar sekolah, (Perwakilan) Calon Guru Penggerak mampu menyampaikan hasil pembelajarannya di kelas berbagi.

2.  Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan oleh fasilitator pada Lokakarya Calon Guru Penggerak?

Yang dilakukan fasilitator dalam lokakarya adalah:

Ø  Mendampingi CGP dalam meningkatkan keterampilan untuk menjalankan perannya.

Ø  Mendampingi CGP untuk saling berdiskusi dan membuat pemecahan masalah yang dihadapi CGP.

Ø  Melakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara

Ø  Memfasilitasi jalannya lokakarya

Ø  Melaporkan hasil penyelenggaraan lokakarya melalui LMS

Ø  Melakukan evaluasi penyelenggaraan melalui LMS

3.  Aktivitas mana saja yang harus diberikan penilaian?

Aktivitas yang harus diberikan penilaian adalah:

Ø  Kehadiran CGP pada kegiatan Lokakarya.

Ø  Keaktifan CGP dalam menyelesaikan lembar tugas dari Pendamping Praktik pada kegiatan Lokakarya

Ø  Keaktifan CGP pada ruang Virtual (diskusi melalui G-meet)

Ø  Ketepatan waktu CGP dalam memenuhi tagihan pada LMS.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait