Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor GP Ansor Baujeng di Dusun Pekeongan

administrator Juli 4, 2023

Majlis dzikir dan sholawat Rijalul Ansor pada bulan juli dilaksanakan di dusun pekeongan Desa Baujeng. Majlis dzikir dan sholawat Rijalul Ansor diadakan dengan tujuan untuk menguatkan iman, memperbanyak kebaikan, dan mempererat ikatan antara para anggota sahabat Ansor. Pada pembahasan kali ini Gus Ayip dan Gus Khusnul memberikan materi tentang Bab Tayamum.

Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor GP Ansor Baujeng di Dusun Pekeongan

Sebelum acara dimulai majlis dzikir dan sholawat Rijalul Ansor, para sahabat ansor dan warga berkumpul di balai dusun pekeoangan. Acara diisi dengan pembacaan maulid diba’i, tahlil dan tausiyah atau ceramah agama. Gus Khusnul dan Ust. Yunus Berpesan bahwa

Pemuda sekarang adalah pemimpin yang akan datang

Pemuda merupakan aset berharga dalam setiap masyarakat. Mereka adalah generasi penerus yang akan membawa perubahan dan memainkan peran penting dalam membangun masa depan. Oleh karena itu, tidak dapat disangkal bahwa pemuda sekarang merupakan pemimpin masa depan. Pemuda memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan diri, berinovasi, dan berkontribusi positif dalam berbagai bidang kehidupan. pemuda memiliki energi, semangat, dan keinginan yang kuat untuk meraih prestasi dan mencapai tujuan yang diinginkan. Selain itu, pemuda juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan tantangan yang ada. Sebagai pemimpin masa depan, pemuda memiliki tanggung jawab yang besar. Mereka diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam membangun masyarakat yang lebih baik, sejahtera, dan adil. Pemuda memiliki potensi untuk menciptakan inovasi, mengembangkan teknologi, dan menyumbangkan ide-ide segar yang dapat membawa perubahan positif dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, ekonomi, sosial, dan politik. Oleh karena itu Pembina Ansor Desa Baujeng, Ust, Ichwan Mengajak kepada segenap pemuda di dusun keoangan dan desa baujeng pada umumnya untuk berkontibusi nyata pada Desa/Dusun salah satunya melalui organisasi pemuda GP Ansor Baujeng.

Baca Juga  Cara Mural Tembok di Sekolah Agar Lebih Estetik

Dalam pembukaan tausyiahnya Gus Ayip memberikan pesan bahwa pentingnya pendidikan agama bagi seorang anak agar dapat memberikan panduan dan petunjuk dalam berbagai aspek kehidupan, baik yang berkaitan dengan hubungan kita dengan Allah, dengan sesama manusia, maupun dengan alam semesta. Pendidikan agama juga dapat menjadi benteng diri dari arus pembaharuan yang tidak selalu positif.

Catatan Majlis Dzikir dan Sholawat Bab Tayamum

Gus ayip memberikan tausyiah tentang tayamum, berikut catatan bab tayamum

Tayamum adalah cara bersuci dari hadas besar dan hadas kecil menggunakan debu atau tanah yang suci sebagai pengganti air pada kondisi tertentu. Tayamum merupakan keringanan yang Allah SWT berikan kepada umat Islam agar tetap dapat menjalankan ibadah walaupun tidak ada air atau tidak bisa menggunakan air. Tayamum diatur dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 6 yang berbunyi:

وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُون

Artinya:

“Dan jika kalian kalian dalam keadaan sakit atau dalam perjalanan atau seseorang di antara kalian baru saja membuang hajat atau menggauli wanita, kemudian kalian tidak mendapatkan air maka kalian lakukanlah tayamum dengan tanah yang baik (bersih). Usaplah wajah kalian dan tangan kalian dari tanah tersebut. Allah tidak hendak menyulitkan kalian, melainkan Allah berkeinginan untuk membersihkan kalian dan menyempurnakan nikmat-Nya bagi kalian, agar kalian bersyukur”. (QS. Al Maidah: 6)

Berikut adalah penjelasan tentang pengertian, syarat, rukun, niat, dan tayamum pada anggota tubuh yang terluka.

Menurut bahasa, tayamum berarti menyengaja atau mengarahkan. Menurut istilah syara’, tayamum berarti mengusapkan debu atau tanah yang suci pada wajah dan kedua tangan sebagai ganti dari wudu atau mandi dengan syarat-syarat tertentu.

Baca Juga  Syarat dan Cara Buat KTP Digital Baru Online

Kapan Tayamum Dilaksanakan

Tayamum dilaksanakan ketika seseorang dalam keadaan tidak ada air atau tidak bisa menggunakan air untuk bersuci dari hadas besar atau hadas kecil. Beberapa contoh kondisi yang membolehkan tayamum adalah:

• Tidak ada air sama sekali di sekitar tempat tinggal atau perjalanan.

• Ada air tetapi tidak cukup untuk wudu atau mandi.

• Ada air tetapi sulit untuk mendapatkannya atau membahayakan diri sendiri atau orang lain.

• Ada air tetapi menggunakannya akan menyebabkan sakit, memperparah sakit, menghambat kesembuhan, atau membahayakan anggota tubuh.

• Ada air tetapi waktu shalat sudah masuk dan khawatir keluar waktu jika mencari air.

Syarat Sah Tayamum

Syarat sah tayamum adalah syarat yang harus dipenuhi agar tayamum dapat menggantikan wudu atau mandi. Syarat sah tayamum adalah

• Berniat tayamum untuk bersuci dari hadas besar atau hadas kecil.

• Menggunakan debu atau tanah yang suci dan bersih.

• Mengusapkan debu atau tanah pada wajah dan kedua tangan sampai siku dengan tertib.

• Tidak ada hal yang menghalangi debu atau tanah menyentuh kulit, seperti kotoran, minyak, cat, dan sebagainya.

• Tidak ada hal yang membatalkan tayamum, seperti menemukan air, bisa menggunakan air, murtad, hilang akal, tidur, buang air kecil, buang air besar, kentut, haid, dan sebagainya.

Rukun Tayamum

Rukun tayamum adalah rukun yang harus dilakukan agar tayamum sah. Rukun tayamum adalah

• Membaca niat tayamum untuk bersuci dari hadas besar atau hadas kecil.

• Mengusapkan debu atau tanah pada wajah satu kali.

• Mengusapkan debu atau tanah pada kedua tangan sampai siku satu kali.

• Tertib dalam mengusapkan debu atau tanah, yaitu dimulai dari wajah kemudian tangan kanan lalu tangan kiri.

Niat Tayamum

Niat tayamum adalah niat yang diucapkan dalam hati ketika hendak melakukan tayamum. Niat tayamum berbeda-beda tergantung tujuan bersuci. Berikut adalah beberapa contoh niat tayamum

Baca Juga  Cara Mengisi Aplikasi Identitas Kependudukan Digital melalui HP/Ponsel

• Niat Tayamum untuk Shalat

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan shalat karena Allah.

• Niat Tayamum untuk Membaca Al-Quran

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ للهِ تَعَالَى

Nawaytu tayammuma li istibaakhati qiro’atil qur’ani lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan membaca Al-Quran karena Allah.

• Niat Tayamum untuk Thawaf

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الطَّوَافِ للهِ تَعَالَى

Nawaytu tayammuma li istibaakhati thawafi lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan thawaf karena Allah.

Tayamum pada Anggota Tubuh yang Terluka

Tayamum pada anggota tubuh yang terluka adalah tayamum yang dilakukan oleh orang yang memiliki luka atau sakit pada anggota tubuhnya sehingga tidak bisa menggunakan air untuk bersuci. Tayamum pada anggota tubuh yang terluka dilakukan dengan cara sebagai berikut:

• Jika luka atau sakit berada pada wajah, maka mengusapkan debu atau tanah pada bagian wajah yang tidak terluka atau tidak sakit saja.

• Jika luka atau sakit berada pada salah satu tangan, maka mengusapkan debu atau tanah pada bagian tangan yang tidak terluka atau tidak sakit saja.

• Jika luka atau sakit berada pada kedua tangan, maka mengusapkan debu atau tanah pada bagian kedua tangan yang tidak terluka atau tidak sakit saja.

• Jika luka atau sakit berada pada seluruh wajah dan kedua tangan, maka mengusapkan debu atau tanah pada bagian tubuh lain yang tidak terluka atau tidak sakit sebagai pengganti wajah dan kedua tangan.

 

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait